Salatiga adalah sebuah kota kecil di Jawa Tengah, Indonesia, yang terletak di antara Semarang dan Surakarta. Salatiga berada di kaki gunung Merbabu (3,142 m) dan Telomoyo, dan mempunyai iklim yang cukup sejuk karena letaknya tersebut.
Sejarah
Tertulis dengan aksara Jawa Kuno pada Prasasti Plumpungan dalam bahasa Sansekerta, bahwa pada tanggal ke-31 tahun ke-4 Saka Raja Bhanu mendeklarasikan: “Srir = astu swasti prajabhyah,” yang mempunyai arti, “Semoga seluruh rakyat bahagia.” Dalam prasasti tersebut juga dinyatakan bahwa wilayah Hampran (Desa Hampran) sebagai Tanah Perdikan (Desa Perdikan, yang berarti bebas pajak). Karena rakyat di desa tersebut menyembah Dewi Trisala, maka desa mereka disebut Desa Trisala dan kemudian berubah menjadi Salatri dan akhirnya menjadi Salatiga. Dalam kalender Masehi, peristiwa tersebut bertepatan dengan tanggal 24 Juli, tahun 750. Tanggal ini secara resmi dianggap sebagai hari jadi Salatiga. Pada tanggal 1 Juli 1917 oleh Pemerintah Penjajahan Belanda wilayah Salatiga dijadikan sebagai staads gemeente atau kota kecil.
Terdapat juga mitos yang menyebutkan bahwa Ki Ageng Pandanaran, pendiri pertama Semarang, dirampok oleh tiga penjahat di suatu wilayah, dan karena itu beliau menamai Salah Telu. Salah berarti salah dan telu dalam bahasa Indonesia berarti tiga, maka disebut Salatiga.
Administrasi
Saat ini, Salatiga adalah satu dari 35 kota/kabupaten di Jawa Tengah dengan populasi kurang lebih 150.000. Salatiga terdiri dari empat kecamatan: Argomulyo, Sidomukti, Sidorejo, dan Tingkir. Uniknya Kota Salatiga:
- Batas sebelah selatan: Kabupaten Semarang
- Batas sebelah utara: Kabupaten Semarang
- Batas sebelah timur: Kabupaten Semarang
- Batas sebelah barat: Kabupaten Semarang
Salatiga (Wiki)
Salatiga (Ensiklopedia Britannica)
Salatiga (dalam bahasa Belanda)
Salatiga (ing basa Jawi …)
Peta Salatiga
Peta Salatiga (Google Maps)
Salatiga Tourism
Salatiga Memang Istimewa
Geografi
Posisi:
110° 28′ 37.79″ - 110° 32′ 39.79″ BT
7° 17′ 4.00″ - 7° 23′ 23.48″ LS
Luas Area: 56 km²
Ketinggian: 450-800 meter di atas permukaan laut
Iklim: Tropis
Dicatat dari data tahun 1992 (wah … sudah kena pengaruh pemanasan global khan sekarang …)
Suhu Rata-rata: 26.25°C
Suhu Terendah: 23.89°C pada bulan Juli
Suhu Tertinggi: 31.80°C pada bulan Oktober
Rata-rata Curah Hujan: 118 mm
Jumlah Hari Hujan: 145
Letak matahari tepat di atas Salatiga pada tanggal 20 Februari dan 20 Oktober.
Jarak Salatiga ke kota-kota lain: Semarang: 47 km Surakarta: 53 km Yogyakarta: 100 km
Tempat-tempat Menarik
Salatiga dan sekitarnya mempunyai sejumlah tempat menarik yang patut di kunjungi:
- Muncul, kolam renang dengan mata air alami (7 km).
- Museum Kereta Api Ambarawa (15 km).
- Dataran Tinggi Kopeng (12 km).
- Dataran Tinggi Bandungan (25 km).
- Candi Gedongsongo (30 km, 5 km dari Bandungan).
- Gunung Merbabu.
- Gunung Telomoyo (15 km) (ah … yang ini sih bisa pakai motor sampai ke puncak)
- Gunung Merapi
- Danau Rawapening (10 km)
Popularity: 11% [?]

Itulah kekuatan dari statistic dan tahu cara menempatkannya dengan benar. Tapi tentu aja ada syarat-syarat yang harus dipenuhi agar semuanya itu terlaksana dengan baik. (jangan kuatir syaratnya cukup mudah.., disiplin, dedikasi, tahu ilmu statistic dan tentu saja sedikit duit untuk modal ilmunya.)

