Selamat Datang
Admin pada tanggal 28/09/08 | Pengumuman, Featured
Selamat datang di SALATIGA (dot) BIZ, gerbang informasi untuk Kota Salatiga. Kami berharap website ini dapat membantu Anda. Pertanyaan, komentar, saran dan lain-lain, tentang Kota Salatiga / website ini, silakan sampaikan via email info@salatiga.biz atau hp/sms: 0888.641.1974 – Terima kasih, Admin.



Melihat foto - foto bertajuk ”Gunung gunung di sekitar Saltaiga” di Salatiga.Biz, aku terlempar ke belasan tahun silam, saat aku masih bocah, menghabiskan masa -masa indah di SALATIGA.
Gunung Merbabu yang dijepret dari Lapangan Pancasila itu. ohhhhh luar biasa.
Aku tak pernah mengabadikan gambar dengan kamera. Tapi di batinku terekam jutaan ‘foto’ berbagai sudut kota SALATIGA. Tapi obyek ‘foto’ itu kini telah musnah, tak berbekas. Kalau aku pulang, mudik ke Salatiga, seperti berada di tempat asing. Ya, kota mungilku sudah bersolek.
Soal gunung, dulu jika aku berdiri di jalanan di depan Hotel Kaloka, baik pagi maupun sore hari, mendapati keindahan yang sempurna : Gunung Merbabu dan Telomoyo menjulang anggun dengan latar depan rumah dinas Walikota.
Hari – hari ini, jika aku berdiri di tempat yang sama tak menemukan Merbabu dan Telomoyo seelok dulu: atap hotel itu begitu angkkuh. Konon, sebagian warga Salatiga merasa bangga dengan berdirinya hotel itu, seolah mereka ikut menikmati keuntungannya.
Oh…ya area parkir RAMAYANA di seberang jalan eks Hotel Kalola itu dulu lapangan terbuka dengan rumput hijau tebal. Anak – anak yang tinggal tak jauh dari sana , termasuk aku, sering tak sabar menunggu datangnya sore, untuk bermain sepak bola, bal-balan, di lapangan itu.
PEMERINTAH KOTA pernah menyulap lapangan itu menjadi taman, tapi tak ramah. Anak – anak (dan warga kota) hanya bisa menikmati ‘tanaman hias’, tapi kehilangan ruang untuk beraktifitas, bermain.
Belakangan eh… lebih mengerikan lagi: lapangan itu menjelma menjadi area parkir. Dimana anak – anak bermain bola? Bisa jadi, sekelompok bocah yang bermain bola di aspal jalanan, seperti yang kerap kulihat di Jakarta, kini menjadi lumrah di Salatiga.
GUNUNGKU TERHALANG ATAP HOTEL ……LAPANGANKU MENJADI KANDANG MOBIL DAN SEPEDA MOTOR.
(bersambung, masih soal ‘sombongnya’ Salatiga)
Warga Jakarta asal Salatiga———-
Bambang Hermawan | 25/11/08 | Balas
Kota Salatiga adalah salah satu kota yang sejuk, banyak kendaraan andong,bisa juga disebut kota pelajar & mahasiswa dan ada Indonesia mini diSalatiga, krn pelajar dan mhs dari segala penjuru Indonesia, apakah masih seperti ketika saya tinggal disana ditahun 1975 ? (setahun saja ) tetapi memiliki kesan yang mendalam karena berdekatan dengan Semarang, Yogya,Solo,Klaten, Ambawara dan ada tempat sangat sejuk yaitu Kopeng,dan saya bersama teman2 pernah mengunjungi candi songo,dengan berjalan kaki dari Kopeng ,sangat menyenangkan bagi yg suka jalan2 ke daerah sejuk dengan air yg jernih dan sangat dingin,pengin kembali lagi kesana,,tapi kapan belum tahu ?
ferdy cunong | 7/12/08 | Balas