KEMATIAN - Penjelasan yang menyenangkan
Admin pada tanggal 24/10/07 | Umum, INSPIRASIONAL
Seorang pasien berpaling menghadap dokternya, selagi dokter itu bersiap untuk pergi,
“Dokter, Aku takut mati. Ceritakan apa yang ada di sebelah sana ”
Dengan lembut, dokter itu berkata, “Saya tidak tahu.”
“Anda tidak tahu? Anda tidak tahu apa yang ada disebelah sana ?”
Dokter itu sedang memegang gagang pintu kamar di sebelah sana terdengar suara garukan dan keluhan, begitu pintu itu dibukanya, seekor anjing menerobos masuk dan lompat kearahnya dengan antusias dan senang sekali.
Menoleh ke arah sang pasien, dokter berkata, “Anda lihat anjing saya? ia belum pernah masuk ruangan ini sebelumnya. Ia tidak tahu ada apa di dalamnya. Ia tidak tahu apa-apa, kecuali bahwa tuannya ada di dalam, dan ketika pintu dibuka, ia langsung masuk tanpa takut. Saya hanya tau sedikit tentang ada apa di sebelah kematian tapi saya tahu benar tentang satu hal… saya tahu Tuhan saya ada disana dan itu cukup.”
Pasted from mailbox (edited)
Itulah kekuatan dari statistic dan tahu cara menempatkannya dengan benar. Tapi tentu aja ada syarat-syarat yang harus dipenuhi agar semuanya itu terlaksana dengan baik. (jangan kuatir syaratnya cukup mudah.., disiplin, dedikasi, tahu ilmu statistic dan tentu saja sedikit duit untuk modal ilmunya.)


Inspirasi yg sangat bagus. salut buat Anda. Thanks!
MLK | 16/11/07 | Balas
saya hanya memindah mailbox saja…
itu yang membuat saya makin yakin untuk “tidak terlalu peduli” surga itu seperti apa, dan tidak perlu mbayangkan surga itu seperti apa, tapi cukup percaya bahwa saya percaya sama Tuhan pemilik surga.
jadi kalau ada yang bilang surga itu seperti ini, seperti itu…. he he he… itu khan katanya tho…(jadi ingat sama pendeta di jakarta yang katanya “sering” mengunjungi surga)
Admin | 16/11/07 | Balas
wah, masalahnya bagaimana kita yakin bahwa itu tuan kita? dan tuan kita itu kenal dengan kita? kalau tidak?
tik | 4/02/08 | Balas
nah itu masalahnya, jangan-jangan kita MERASA ber-tuan-kan DIA, tetapi DIA tidak menganggap kita sebagai hambaNya…
akan terlihat dari kehidupan sehari-hari kita, apakah kita ber-tuan-kan DIA atau yang lain
mungkin Anda dapat membaca sebuah tulisan yang cukup “berani” mengungkap “tuan” itu, di:
http://www.gkmin.net/gk/Siapa_yang_Anda_sembah.pdf
mungkin tulisan itu akan meyakinkan Anda siapa “tuan” Anda, kalau masih tidak yakin, silakan kontak penulisnya, ada namanya tercantum di tulisannya, juga orang Salatiga
tok | 5/02/08 | Balas