Pemandian Muncul
Pemandian alam, dengan air yang selalu bersih berasal dari mata air di dasar kolam renang. Sekitar 8 km dari Salatiga, melalui Jalan Imam Bonjol ke arah Banyubiru, Ambarawa. Selain kolam renang, Muncul terkenal dengan sate keong dan pecel belut. Pemandian muncul dikelola oleh Dinas Pariwisata, Kabupaten Semarang.
Kolam Renang Kalitaman
Terletak di Jalan Kalitaman, sebelah timur tugu Tamansari, ke arah Karang Pete. Dulu pernah ada hotel bernama Hotel Kalitaman
Mataair/Sendang Senjoyo
Sumber air utama PDAM Kota Salatiga, terletak sekitar 8 km dari Salatiga ke arah Solo, dekat dengan Tingkir
Kopeng (dataran tinggi)
Sekitar 13 km dari Salatiga ke arah Magelang. Tempat yang ‘dingin’ dengan produk khas tanaman hias,
walaupun sebenarnya tanaman hias yang dijual di Kopeng sebagian besar didatangkan dari luar Kopeng (dari Bandung, Malang, Bandungan dan lain-lain). Selain kolam renang yang ’super dingin’, Kopeng juga dilengkapi dengan Hutan Wisata (hutan cemara milik Perhutani), yang dapat digunakan untuk berkemah.
Jujur…, Kopeng juga dihiasi dengan perempuan-perempuan penjaja cinta eh… seks, yang siap diajak kencan di kamar-kamar singgah yang banyak tersedia di Kopeng.
Bandungan
Sekitar 20 km dari Salatiga. Seperti halnya Kopeng, Bandungan adalah tempat dingin dengan produk khas tanaman hias. Pasar Bandungan terkenal dengan buah-buahan, khususnya klengkeng Bandungan. (sampai dilagukan oleh Didi Kempot lho..). Tahu Bandungan juga terkenal, dan tak kalah terkenal di Bandungan adalah ketersediaan perempuan-perempuan pramu-nikmat sesaat.
Sembir (Sarirejo), “Alaska” (Alas Karet)
Kompleks pelacuran di Salatiga, terletak di dekat kuburan “Ngebong”, (dekat Kantor Kecamatan Sidorejo). Sembir terkenal disamping Kopeng dan Bandungan untuk urusan “begituan”. Namun jujur saja, selain di Sembir, Kopeng dan Bandungan, di Kota Salatiga, juga ada tempat-tempat tertentu yang biasa digunakan untuk mangkal para perempuan penjaja seks.
Gunung Telomoyo
Puncak Telomoyo dapat dicapai dengan mudah menggunakan sepeda motor, berjarak kurang lebih 18 km dari Salatiga. Bahkan dengan mobil-pun bisa, asal tidak berpapasan di jalan… (kami pernah naik ke puncak dengan KIA Sedona, teman kami pernah dengan Mazda E2000, tapi jangan coba-coba pakai sedan, jalannya banyak rusak, lobangnya agak dalam-dalam). Puncak Telomoyo dimanfaatkan oleh beberapa instansi untuk memasang antene komunikasi. Bagi yang suka hal-hal spiritual, Puncak Telomoyo termasuk diperhitungkan sebagai tempat penting.
Gunung Merbabu
Kira-kira 20 km dari Salatiga. Puncak Merbabu dapat dicapai hanya dengan jalan kaki atau pakai helicopter…. Terkenal dengan bunga Edelweise-nya, dijangkau melalui Kopeng.
Ketep Pass
Sekitar 20 km dari Salatiga, merupakan tempat untuk melihat keindahan Gunung Merapi. Ketep Pass, dilengkapi dengan Ketep Volcano Theater, tempat menyaksikan film tentang Gunung Merapi.
Gedong Sanga
Sekitar 25 km dari Salatiga, tepatnya di”atas” Bandungan, adalah dataran tinggi dengan 9 candi Hindu. Selain candi, di Gedong Sanga juga dapat disaksikan asap belerang, sebuah aktivitas vulkanik, “bocoran” dari aktivitas Gunung Ungaran. Gedong Sanga terkenal dengan wisata “naik kuda”. Hati-hati jika ke Gedong Sanga, ada satu ruas jalan dengan tanjakan sangat curam, kalau tidak siap-siap, mobil bisa tidak kuat menanjak.
tempat wisata di Jawa Tengah? silakan kunjungi http://www.central-java-tourism.com
SUMUR WALI
Sumur Wali hanyalah berupa dua perigi (belik) yang terletak berdampingan di sebelah utara dan selatan. Konon sebelum ada PDAM, Sumur Wali merupakan sumber mata air utama bagi masyarakat setempat.
Menurut penduduk setempat, Sunan Kalijaga pernah berwudhu di Sumur Wali ini. Dan masyarakat setempat percaya bahwa air Sumur Wali mempunyai khasiat pengobatan untuk menyembuhkan beberapa penyakit ringan antara lain gatal-gatal dan demam.
Lokasi: Desa Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Salatiga
Oh ya.., satu lagi tempat wisata di Salatiga yaitu PASAR:

Informasi wisata lainnya, juga bisa dilihat di sini
Ada juga di sini
Kalau mau yang di sekitar Ungaran, silakan lihat di sini
Itulah kekuatan dari statistic dan tahu cara menempatkannya dengan benar. Tapi tentu aja ada syarat-syarat yang harus dipenuhi agar semuanya itu terlaksana dengan baik. (jangan kuatir syaratnya cukup mudah.., disiplin, dedikasi, tahu ilmu statistic dan tentu saja sedikit duit untuk modal ilmunya.)

